Memasuki akhir tahun pertama sepeda motor, saat servis di bengkel resmi biasanya mekanik atau supervisornya menyarankan untuk melakukan pembersihan bagian throttle body pada sistem injeksi motor. Pembersihan ini dibutuhkan untuk menghilangkan endapan atau kotoran yang mungkin dibawa dari bensin.
Bagi DIYer seperti saya rasanya malas harus antri dan menunggu perlakuan tersebut. Mulailah saya mencari alternatif cara pembersihan ini, sampai akhirnya memilih jenis ini dengan alasan tidak perlu kompresor dan sangat mungkin dilakukan sendiri di rumah.
Pada contoh yang saya buat ini adalah yang menggunakan kaleng dengan sistem kaset seperti gas kaleng butana untuk kompor camping. Yang saya tahu ada dua merk cairan pembersih dengan sistem ini, yaitu Megacools dan M-One. Ada satu lagi yang menggunakan kaleng dengan sistem drat (bukan kaset) yang mungkin akan saya buat dalam artikel terpisah.
Komponen yang dibutuhkan.
- Regulator gas kaleng,
- Baut adapter (double nipple m8 to 1/8 atau nepel),
- Fitting Tee 1/8,
- Konektor lurus slip-lock (drat 1/8 ke selang 12mm),
- Manometer/pengukur tekanan (10-15 kg atau maks 150 psi, drat 1/8),
- Selang PU (ID 8mm, OD 12mm),
- Jarum infus ke injector.
Selain komponen di atas juga mungkin dibutuhkan seal tape dan thread locker (lem baut).
Sebenarnya komponen ini agak minim. Untuk lebih aman sebaiknya ditambah kran (ball valve) sebelum ke bagian akhir (jarum infus), tetapi untuk awal, sudah cukup lah.
Cara perakitannya adalah dengan menyambungkan komponen dengan urutan seperti pada foto pertama.
- Regulator gas disambung ke baut adapter/nepel.
- Nepel disambung ke tee.
- Salah satu dari tee ke manometer dan satu lagi ke konektor slip-lock.
- Dari konektor disambung ke selang. Pada foto terlihat selang yang digunakan berwarna hitam. Selang transparan mungkin akan memudahkan melihat aliran cairan saat proses pembersihan berlangsung.
- Dari selang disambungkan ke jarum infus injeksi. Pada foto jarum yang digunakan adalah yang berukuran 8 mm di salah satu ujungnya dan 6 mm di ujung lainnya. Ukuran ini disesuaikan dengan ukuran injeksi kendaraan anda. Pada motor 6mm sudah umum. Kemudian ukuran selang dan konektor slip-lock mengikuti.
Pada percobaan pertama saya mendapati masih ada bocoran cairan dari sela-sela sambungan. Untuk itu saya sarankan untuk menggunakan seal-tape dan diperkuat dengan lem baut (thread locker) untuk menutup celah sekecil apapun. Karena prosesnya melibatkan cairan dengan tekanan yang cukup tinggi sehingga lubang sekecil apapun bisa menyebabkan kebocoran. Lem baut biru dengan tipe 242 atau 243 sudah cukup.
Cara ini cukup menghemat ratusan ribu dibanding membeli produk yang sudah jadi.