Mungkin tidak tepat untuk bisa disebut investasi, tetapi memiliki alat-alat ini bisa mempercepat pekerjaan di saat dibutuhkan, baik untuk perbaikan, pemasangan maupun membuat sesuatu.
Untuk itu saya mencoba menyusun daftar alat esensial yang wajib dimiliki. Urutan mengikuti prioritas dari yang paling penting, menurut saya, jika prioritas anda berbeda mungkin saja urutannya disesuaikan menurut kebutuhan. Mungkin juga akan dibuat beberapa artikel, yang pertama adalah peralatan yang wajib ada (must-haves), artikel ini. Selanjutnya yang sebaiknya ada (should-haves), dan seterusnya.
- Obeng atau Test Pen.
Ini adalah alat yang minimal banget harus dipunyai, gak bisa nggak, bahkan kalau kita cuma tinggal di kosan sekalipun, misalnya untuk membuka tutup galon, buka peralatan elektronik, pasang alat listrik, dsb. Mudahnya, satu alat beberapa fungsi lebih enak/ringkas, jadi bisa obeng plus (kembang), obeng minus dan testpen sekaligus. Gak mahal kok. Sesuaikan saja ukurannya mau yang kecil atau besar, ada testpen-nya atau nggak. Cuma, kalau kebutuhan mulai bertambah (lebih sering), pertimbangkan untuk memiliki alat terpisah masing-masing sesuai fungsinya, supaya bisa mendapatkan yang lebih kuat dan awet. - Tang Kombinasi
Sebenarnya ada banyak jenis tang, tetapi yang paling basic yang wajib ada, ya tang kombinasi ini. Sesuai namanya, ini kombinasi fungsi menjepit dan memotong, dan dengan cara penggunaan tertentu bisa jadi pengupas kabel misalnya, atau malah kadang-kadang bisa menjadi palu/martil. Fungsi penjepitannya bisa digunakan untuk membuka dan mengencangkan baut, menjepit barang yang panas, dsb. Fungsi pemotongannya bisa untuk memotong kabel, kawat atau bahkan paku. - Palu atau Martil
Palu atau martil atau palu martil, entah yang mana bahasa yang benar, tetapi yang jelas fungsinya untuk memukul benda, misalnya paku. Sebagai awal pilih saja palu seperti di gambar atas, yang sering disebut palu kambing atau palu cakar (claw hammer) di bahasa Inggris, yang satu sisinya bisa digunakan untuk pengungkit atau mencabut paku. - Kunci Pas atau Kunci Inggris
Selain dengan obeng, untuk membuka atau mengencangkan peralatan sering dibutuhkan kunci pas, yang sesuai namanya memiliki ukuran tertentu (pas), sehingga agar tidak dipusingkan dengan banyaknya ukuran beli saja kunci yang ukurannya bisa disesuaikan, di bahasa Inggris ini disebut adjustable wrench atau kunci yang ukurannya bisa disesuaikan, tapi gampangnya sering disebut Kunci Inggris.
Dengan kunci Inggris kita tidak dipusingkan dengan jenis kunci baut berukuran metrik atau imperial, meskipun di Indonesia lebih banyak digunakan satuan metrik, tetapi sebagai negara konsumen (pengimpor) banyak juga bahan dengan satuan inci dan kaki (imperial). Disarankan untuk memiliki setidaknya dua kunci seandainya dibutuhkan salah satu untuk mengencangakan dan satunya lagi untuk menahan supaya tidak ikut berputar. - CutterArti dan fungsinya sama dengan pisau, untuk memotong, tapi tetap saja kita lebih sering menyebutnya dalam bahasa aslinya, cutter. Untuk oprak-oprek sebaiknya gunakan alat yang berbeda dengan alat dapur. Juga gunakan yang kokoh dan nyaman digenggam, yang agak berbeda dengan alat serupa dengan peruntukan perkantoran, karena dalam oprak-oprek tidak jarang menemui media yang keras. meleset sedikit bisa berbahaya. Pisau dapur kebanyakan bilahnya lebih panjang dari yang dibutuhkan oprak-oprek dan cutter alat perkantoran agak ringkih untuk media yang lebih keras.
- Kunci L
Dinamai kunci L karena awalnya kebanyakan bentuknya seperti huruf L, tetapi sekarang sudah banyak yang berbentuk hanya lurus saja. Fungsi sebenarnya dari ujungnya yang segi enam (heksagonal) dan varian lainnya ada yang berbentuk bintang. Jika kunci pas atau kunci inggris kita anggap kunci betina, untuk membuat baut atau mur yang jantan, maka kunci L ini kebalikannya, kita anggap kunci jantan untuk membuka mur, sekrup atau kepala baut yang betina. - Alat Ukur
Jika dirasa mistar penggaris anak sekolahan kurang panjang, gunakan alat ukur minimal meteran seperti di gambar. Memang sih di gambar hanya ada satuan metrik sementara saya menyarankan yang memiliki dua jenis satuan, metrik (meter, cm) dan imperial (inci dan kaki) daripada repot-repot melakukan konversi perhitungan saat berhadapan dengan bahan dengan satuan imperial tersebut. Oh iya, jika alat ukur panjang saja juga dirasa kurang pertimbangkan juga alat ukur berat (timbangan) dan volume (gelas ukur). - Gunting SerbagunaBerbeda dengan gunting kertas atau kain, gunting ini sebaiknya yang lebih kokoh, bahannya lebih tebal dan pada gambar ditunjukkan dengan mata guntingnya yang relatif lebih pendek dibanding gagangnya. Bentuknya yang bengkok (offset) berguna saat menggunting material yang panjang/lebar dan keras seperti seng atau kardus sehingga tidak menghalangi proses pemotongan. Selain seng atau kardus bisa juga digunakan pada material lain seperti kulit, plastik/vinyl dan bahan keras lainnya.
Hints: Bagi yang tidak ingin ribet membeli satu-persatu, banyak kit atau set alat dalam satu paket, seperti pada gambar di bawah, tapi saya tidak tahu soal kualitasnya, hanya saja kebetulan item barangnya persis seperti tulisan saya di atas meskipun detailnya tidak sama, minus gunting plus selotip. Patokan saya dalam membeli alat adalah jangan beli alat yang termurah, tapi juga saya tidak pernah membeli yang termahal. Untuk rumahan merek seperti Tekiro, Lippro, Camel, Kapusi, Lakoni, Toho, Hasston/Prohex, Tjap Mata, Stanley atau Bahco mungkin sudah cukup. Jika ada dana lebih atau anda mementingkan merk silakan saja membeli Bosch, Irwin, Knippex, Milwaukee atau merk ternama lainnya.